Welcome to My BLOG

=================================================================================

Sharing Everything about Knowledge

22 Agustus 2015

Metode Tunneling PPTP (Point to Point Tunnel Protocol)

Point-to-Point Tunneling Protocol (PPTP) adalah suatu protokol jaringan yang memungkinkan pengiriman data secara aman dari remote client kepada server dengan membuat suatu virtual private network (VPN) melalui jaringan data berbasis TCP/IP.

Dalam VPN, karena media penghubung antar jaringannya adalah jaringan publik, diperlukan pengamanan dan pembatasan-pembatasan. Pengamanan diperlukan untuk menjaga agar tidak sebarang orang dari jaringan publik dapat masuk ke jaringan pribadi. Yang dikecualikan untuk dapat masuk ke jaringan pribadi hanyalah orang-orang yang terdaftar atau terautentifikasi terlebih dahulu. Pembatasan diperlukan untuk menjaga agar tidak semua orang atau user dari jaringan pribadi dapat mengakses jaringan publik (internet).

Salah satu cara untuk membangun VPN adalah dengan Metode Tunneling. Sesuai dengan arti tunnel (yang bisa diartikan dengan "lorong"), cara membentuk suatu VPN dengan cara ini adalah dengan membuat suatu tunnel di dalam jaringan publik untuk menghubungkan antara jaringan yang satu dan jaringan lain dari suatu grup atau perusahaan yang ingin membangun VPN tersebut. Seluruh komunikasi data antarjaringan pribadi akan melalui tunnel ini, sehingga orang atau user dari jaringan publik yang tidak memiliki izin untuk masuk tidak akan mampu untuk menyadap, mengacak atau mencuri data yang melintasi tunnel ini. Di dalam tunneling terdapat proses enkapsulasi, transmisi dan dekapsulasi paket yang dikomunikasikan.


Metode tunneling dapat digambarkan secara ringkas sebagai berikut:



Teknologi tunneling dikelompokkan secara garis besar berdasarkan protokol tunneling layer 2 (Data Link Layer) dan layer 3 (Network Layer) model OSI layer. Yang termasuk ke dalam tunneling layer 2 adalah L2F, PPTP, dan L2TP. Sedangkan yang termasuk layer 3 adalah IPSec, VTP, dan ATMP.

Teknologi jaringan PPTP merupakan perluasan dari remote access Point-to-Point protocol yang telah dijelaskan dalam RFC 1171 yang berjudul “The Point-to-Point Protocol for the Transmission of  Multi-Protocol Datagrams over Point-to-Point Links” . PPTP adalah suatu protokol jaringan yang membungkus paket PPP ke dalam IP datagram untuk transmisi yang dilakukan melalui internet atau jaringan publik berbasis TCP/IP. PPTP dapat juga digunakan pada jaringan LAN-to-LAN.

Fitur penting dalam penggunaan PPTP adalah dukungan terhadap VPN dengan menggunakan Public-Switched Telephone Networks (PSTNs). PPTP menyederhanakan dan mengurangi biaya dalam penggunaan pada perusahaan besar dan sebagai solusi untuk remote atau mobile userskarena PPTP memberikan komunikasi yang aman dan terenkripsi melalui line public telephonedan internet.
Secara umum, terdapat tiga komponen di dalam komputer yang menggunakan PPTP yaitu :
1.      PPTP client
2.      Network Access Server
3.      PPTP server

1.      Ikhtisar Arsitektur PPTP
Komunikasi yang aman dibuat dengan menggunakan protokol PPTP secara tipikal terdiri dari tiga proses, dimana membutuhkan keberhasilan penyelesaian dari proses sebelumnya. Ketiga proses tersebut adalah :

- PPP Connection and Communication
Suatu client PPTP  menggunakan PPP untuk koneksi ke sebuah ISP dengan memakai line telepon standar atau line ISDN. Koneksi ini memakai protokol PPP untuk membuat koneksi dan mengenkripsi paket data.

- PPTP Control Connection
Penggunaan koneksi ke internet dibuat oleh protokol PPP, protokol PPTP membuat control connection dari client PPTP ke server PPTP pada internet. Koneksi ini memakai TCP untuk membuat koneksi yang disebut dengan PPTP tunnel.

- PPTP Data Tunneling
Terakhir, protokol PPTP membuat IP datagram yang berisi paket PPP yang terenkripsi dan kemudian dikirim melalui PPTP tunnel ke server PPTP.  Server PPTP memeriksa IP datagram dan mendekripsi paket PPP, dan kemudian mengarahkan paket yang terdekripsi ke jaringanprivate.


2.       Keamanan PPTP
PPTP secara luas memberikan layanan keamanan otentikasi dan enkripsi yang kuat dan tersedia pada computer yang menjalankan RAS dari server Windows NT versi 4.0 dan Windows NT Workstation versi 4.0 ke client PPTP di internet. PPTP juga dapat melindungi server PPTP dan jaringan private dengan mengabaikan semuanya kecuali PPTP traffic. Walaupun kemanannya kuat, PPTP sangat mudah digunakan dengan adanya firewalls.

1. Otentikasi
Otentikasi dibutuhkan server network access ISP dalam initial dial-in. Jika otentikasi ini dibutuhkan maka sangat sulit untuk log on ke server network access ISP; otentikasi ini tidak berhubungan dengan otentikasi berbasis Windows NT. Dengan kata lain, jika server windows NT versi 4.0 sebagai server PPTP, maka server tersebut yang akan mengendalikan semua akses ke jaringan private. Dengan kata lain, server PPTP merupakan gateway menuju jaringanprivate. Server PPTP membutuhkan proses logon berbasis Windows NT standar. Semua client PPTP harus memiliki user name dan password. Oleh karena itu keamanan logon akses terbatas dengan menggunakan komputer dengan Windows NT server atau windows NT workstation versi 4 harus sama dengan keamanan saat logging pada komputer berbasis windows NT yang terkoneksi ke LAN lokal. Otentikasi client remote PPTP dilakukan dengan menggunakan metode otentikasi PPP yang sama dimana client RAS langsung terhubung dengan server RAS. User account terletak dalam directory service windows NT server versi 4.0 dan diatur melalui user manager untuk domain. User manager ini menyediakan pengaturan terpusat yang terintegrasi dengan user account jaringan private yang tersedia. Hanya account yang diakui saja yang bisa mengakses jaringan. Memiliki password yang sulit ditebak akan mengurangi resiko terhadapbrute force attack karena proses otentikasi tersebut rentan terhadap brute force attack.

2. Access Control
Setelah proses otentikasi, semua akses ke private LAN diteruskan dengan memakai model keamanan berbasis windows NT. Akses ke sumber pada drive NTFS atau sumber jaringan lainnya membutuhkan ijin yang sesuai. Direkomendasikan bahwa sistem file NTFS digunakan untuk sumber file yang diakses oleh client PPTP.

3. Enkripsi Data
Untuk enkripsi data, PPTP menggunakan proses enkripsi RAS “shared-secret”. Disebut “shared-secret” karena pada awal dan akhir koneksi PPTP membagi kunci enkripsi. Dalam implementasi Microsoft dari RAS, shared secret disebut user password. (metode enkripsi lainnya berbasis enkripsi pada tersedianya kunci untuk public; metode enkripsi kedua ini dikenal sebagai public key encryption). PPTP menggunakan skema PPP encryption dan PPPcompression. CCP (Compression Control Protocol) digunakan PPP untuk enkripsi. User namedan password PPTP client tersedia untuk PPTP server dan diberikan oleh PPTP client. Kunci enkripsi dihasilkan dari penyimpanan password yang telah di-hash yang terdapat di client dan server. RSA RC4 standar digunakan untuk menghasilkan session key 40 bit berdasarkan padapassword client. Kunci ini dipakai untuk mengenkripsi semua data yang melewati internet, untuk melindungi koneksi private agar aman.
Data pada paket-paket PPP dienkripsi. Paket PPP yang berisi blok data terenkripsi kemudian dibungkus hingga manjadi IP datagram yang besar untuk routing melalui internet ke serverPPTP. Jika hacker internet melakukan intercept IP datagram, ia hanya akan mendapatkan media header, IP header dan paket PPP berisi blok data yang terenkripsi bukan data yang terdekripsi.

4. PPTP Packet Filtering
Keamanan jaringan dari aktivitas kejahatan dapat meningkat dengan memakai PPTP filteringpada server PPTP. Ketika PPTP filtering digunakan, PPTP server pada jaringan privatemenerima dan mengarahkan paket-paket PPTP dari user yang terotentikasi. Hal ini akan melindungi semua paket yang berasal dari server PPTP dan jaringan private. Berhubungan dengan enkripsi PPP, maka hal ini akan menjamin hanya data terenkripsi yang berhak masuk dan keluar private LAN.

21 Agustus 2015

Kegiatan Seminar PHP Indonesia 2015 : Berjalan dengan Lancar

           Dua minggu yang lalu,kami mulai mempersiapkan seminar nasional PHP Indonesia - BLC Telkom klaten dan hari sabtu,tepatnya 15 agustus 2015, seminar dilakukan dan berikut hasil dokumentasinya.
1.berdiri ki-ka (andy,beny,saya).menyambut tamu dibagian depan pendopo.
  
2.berdiri ki-ka (Esti,mbak april) menyambut tamu di bagian depan pendopo
3. kiri-kanan (joni,farhan,febry,achyar,wilson,indah)mengurusi  bagian registrasi untuk peserta seminar.
4.temen -temen yang juga mengurus registrasi peserta seminar.
5.antrian peserta panjang banget
6.peserta melakukan registrasi ulang.
7.pak jemmy
8.ki-ka (pak cahyo sasongko,mbak april)
9. mbah suro dan mbak april di pendopo.



10.tampilan view panggung seminar.



12.Ratih liat apa?




13.Pemateri seminar (Mbak april,pak Peter,Pak Cahyo,Mbah Suro Dhemit)



14.Sambutan ketua panitia (Denny Hartanto)




15.Sambutan KaBag Humas  Pemda Klaten




16.Penyerahan simbolik CD Monografi dari PHP Indonesia (diwakili mbak April dan Pak Peter Jack Kambey) dan diterima oleh Pemda Klaten (diwakili KaBag Humas Pemda Klaten).



17.keempat Pemateri (Mbah Suro Dhemit,Pak Peter Jack Kambey,Pak Cahyo Sasongko,Mbak April ).





18.Mbak mutia sebagai pembawa acara



19. dokumentasi lainnya.








20 Agustus 2015

Perbedaan Antara Website HTTP, HTTPS, dan FTP

          Berikut adalah perbedaan antara website dengan alamat http, https dan ftp :

1. Protocol yang digunakan

     Website HTTP
      Website jenis ini menggunakan protocol Hypertext Transfer protocol yang disingkat HTTP, dimana protocol ini tergabung dalam lapisan Aplication pada OSI Layer. Protocol http bertugas untuk mengatur komunikasi antara program web browser dengan web server. Dengan kata lain HTTP adalah sebuah protokol meminta/menjawab antara client dan server.

      Tidak dianjurkan melakukan transaksi di internet dan urusan perbankan, karena paket yang dikirim menggunakan protokol ini tidak terenkripsi, sehingga dianggap kurang aman.

     Website HTTPS
      Website jenis ini menggunakan protocol Hypertext Transfer Protocol Scure yang disingkat HTTPS, dimana protocol ini tergabung dalam lapisan Aplication pada OSI Layer.  Protokol HTTPS ini bisa dikatakan adalah versi amannya HTTP. Tugas dan fungsi sama seperti http, namun tingkat keamanan protokol HTTPS lebih menjanjikan komunikasi atau transaksi antara web browser dan web server menjadi lebih aman.

      Dengan protocol HTTPS transaksi antara browser dan webserver harus melalui proses registrasi, sign in, authentikasi dan enkripsi terhadap data atau pesan yang akan dikirim.

     Website FTP
      Website jenis ini menggunakan protocol File Transfer Protocol yang disingkat FTP, dimana protocol ini tergabung dalam lapisan Aplication pada OSI Layer. FTP bertugas untuk melayani proses transfer file antara dua buah mesin melalui jaringan yang memakain  Internet Protocol (IP). Sebuah komputer mengupload file ke sebuah FTP Server, dan kemudian file tersebut dapat di download oleh komputer lain.  Fungsinya hampir sama dengan HTTP, karena keduanya berfungsi untuk mentransfer data dari suatu server ke komputer Anda.

2. Port number

    Untuk sistem keamanan jaringan, mengetahui nomor port suatu protocol menjadi sangat penting. Jika kita mengetahui nomor port, maka kita bisa menentukan port mana yang harus dibuka dan ditutup untuk menjaga keamanan jaringan. Meski sama-sama menggunakan web browser, nomor port ketiga protokol ini berbeda-beda.
  •     HTTP  port 80
  •     HTTPS port 443
  •     FTP port 21 
 3. Penggunaan website

      Website HTTP dan HTTPS dipakai untuk mengakses web server dan menampilkannya pada web browser sedangkan website FTP dipakai untuk kebutuhan transfer file dan sebuah file server ke pada klien dan juga sebaliknya. Web site ftp dipakai oleh web administrator untuk mengirimkan atau upload data konfigurasi atau content website ke web server.

4. Tampilan website

      Website HTTP dan HTTPS biasanya dibuat dengan tampilan yang menarik penuh dengan disain grafis yang bagus dan interaktif (contohnya blog Pintar Komputer ini). Sedangkan website FTP tampilannya sederhana hanya berupa susunan file dan folder dalam sebuah direktori. Contoh website FTP adalah ftp://ftp.cbn.net.id.

19 Agustus 2015

Pengertian, Fungsi, dan Cara Kerja FTP

FTP (singkatan dari File Transfer Protocol) adalah sebuah protokol Internet yang berjalan di dalam lapisan aplikasi yang merupakan standar untuk pentransferan berkas (file) komputer antar mesin-mesin dalam sebuah internetwork.

FTP merupakan salah satu protokol Internet yang paling awal dikembangkan, dan masih digunakan hingga saat ini untuk melakukan pengunduhan (download) dan penggugahan (upload) berkas-berkas komputer antara klien FTP dan server FTP.

Fungsi FTP

FTP merupakan salah satu protokol Internet yang paling awal dikembangkan dan masih digunakan hingga saat ini. Fungsi FTP adalah untuk melakukan pengunduhan (download) dan penggugahan (upload) berkas-berkas komputer antara klien FTP dan server FTP.

Cara Kerja FTP
Sebuah Klien FTP merupakan aplikasi yang dapat mengeluarkan perintah-perintah FTP ke sebuah server FTP. Sementara server FTP adalah sebuah Windows Service atau daemon yang berjalan di atas sebuah komputer yang merespons perintah-perintah dari sebuah klien FTP. Perintah-perintah FTP dapat digunakan untuk mengubah direktori, mengubah modus pengiriman antara biner dan ASCII, menggugah berkas komputer ke server FTP, serta mengunduh berkas dari server FTP.

Sebuah server FTP diakses menggunakan Universal Resource Identifier (URI) dengan menggunakan format ftp://namaserver. Klien FTP dapat menghubungi server FTP dengan membuka URI tersebut.

sumber : http://agustya-blog.blogspot.com/2013/01/pengertian-fungsi-dan-cara-kerja-ftp.html

18 Agustus 2015

Sekilas Tentang Mail Server

  Pengertian mail server – Mail server adalah Adalah Perangkat lunak program yang mendistribusikan file atau informasi sebagai respons atas permintaan yang dikirim via email, juga digunakan pada bitnet untuk menyediakan layanan serupa. Setelah menjelaskan pengertian mail server, berikut ini merupakan jenis-jenis mail server yang digunakan di sistem operasi Linux.




Jenis-jenis Mail Server
Ada beberapa jenis mail server yang biasa digunakan, diantaranya adalah

        Server Sendmail
Server email SendMail adalah sebuah server email standar yang satu paket dengan sistem operasi Linux/Unix. SendMail ini merupakan server email yang paling dahulu muncul di antara ketiga server email. Ada banyak versi SendMail yang sudah digunakan. Versi pertama adalah 8.8.5 dan diluncurkan tanggal 21 Januari 1997.

       Server Qmail


Server email QMail adalah sebuah server email yang harus di-install sendiri ke dalam sistem operasi Linux/Unix. QMail ini merupakan server email jawaban yang oleh pembuatnya disebut sebagai server email teraman karena sampai sekarang belum ditemukan satupun lubang pengamanan yang bisa mengganggu kinerjanya. QMail dibuat oleh Dan J. Bernstein, seorang profesor Departemen Matematika, Statistik, dan Ilmu Komputer, Universitas Illinois, Chicago. QMail sudah banyak digunakan oleh host-host ternama seperti Hotmail dan Yahoo!Mail


        Server Postfix
Server email Postfix adalah sebuah server email yang dikembangkan sebagai pengganti SendMail dan bisa dijalankan dengan baik di sistem operasi Unix dan Max O/S X. Postfix ini dibuat oleh Wietse Venema, seorang ahli pengamanan (security specialist) saat bekerja sebagai peneliti di IBM. Postfix merupakan versi yang dibagikan secara gratis dari perusahaan email komersial IBM, Secure Mailer Pertama kali dibuat tahun 1998 dan menjadi populer karena mudah mendapatkan kode programnya dan dijalankan dalam sistem operasi terbuka. Postfix dipasarkan mulai tanggal 22 Januari 1999.

Prinsip kerja mail server yaitu:
·         Jika ada mail local maupun mail remote yang mepergunakan SMTP, diletakkan kedalam direktori   /var/mail/postfix/maildrop.
·    Di sini akan dicek host, domain, maupun user name yang dituju. Pengecekan juga termasuk yang didefinisikan di /etc/aliases dan ~/.forward. Jika bermasalah, mail akan dikembalikan ke pengirim. Bisanya ada satu tembusan ke postmaster.
·    Dari maildrop, mail akan di clean up dengan menambah header dan meletakkan di direktori /var/mail/postfix/imcoming. Disini program queue manager akan diaktifkan.
·    Queue manager akan memisahkan mail-mail yang ditujukan untuk jaringan local dan mail yang ditujukan untuk host jaringan remot. Jika ada mail yang macet, Queue Manager akan memilahnya sehingga tidak mempengaruhi pengaturan mail lainnya.
·         Trivial-rewrite adalah program yang dipanggil oleh Queue Manager untuk resolving alamat dari tujuan surat. Software client mail yang digunakan adalah squirrelmail versi 1.4.20. squirrelmail 1.4.20 merupakan client mail berbasis web. Keuntungan client mail berbasis web yaitu user tidak perlu mengatut konfigurasi mail client. Sehingga user cukup hanya mengetahui user name, password, dan URL/IP address ke mail client.

Kelebihan Mail Server
1. Lebih menghemat bandwith
2. Lebih cepat & efisien
3. Mudah mengatur account
4. Jika ada apa2 bisa langsung ditangani sendiri
Kekurangan Mail Server
1. Tidak praktis (infrastruktur, administrasi, dll)
2. Keamanan email dari hacker
3. Jika email keluar kadang membutuhkan proses waktu yang lama
4. Jika server down dan tidak ada backup maka kita bisa kehilangan email

Itulah sekilas tentang pengertian mail server.


sumber : http://kurniawannanda1.blogspot.com/2015/03/mail-server.html

Diberdayakan oleh Blogger.