Welcome to My BLOG

=================================================================================

Sharing Everything about Knowledge

17 September 2015

Pengenalan tentang pfSense

          pfSense merupakan distro linux turunan free bsd, "akan tetapi disesuaikan untuk digunakan sebagai firewall dan router. Selain menjadi, platform yang kuat fleksibel firewall dan routing, itu termasuk daftar panjang fitur terkait dan sistem paket yang memungkinkan upgrade lebih lanjut tanpa menambahkan  dan kerentanan keamanan potensial untuk distribusi dasar. pfSense adalah proyek populer dengan lebih dari 1 juta download sejak awal, dan terbukti dalam instalasi yang tak terhitung jumlahnya mulai dari jaringan rumah kecil melindungi PC dan Xbox untuk perusahaan besar, universitas dan organisasi lainnya melindungi ribuan perangkat jaringan."

          Dengan tampilan yang sederhan dengan web gui administrator memudahkan kita mengoprasikan pfsense, meskipun kita yang baru belajar routing dan firewall pada jaringan local ataupun internet. dan di ingat pfsense adalah opensource alias GPL GNU, sebuah software yang layak digunakan sebagai alternatif router, firewall, load balancing, ataupun web proxy dan masih banyak lagi fitur yang diberikan ole PFSENSE dengan cuma-cuma alias gratis-tis.

16 September 2015

Mengenal Perintah Dasar CentOS

Berikut ini adalah beberapa direktori beserta fungsinya yang ada pada system linux :
  1. / adalah direktori yang berguna untuk menampung seluruh file yang terdapat dalam system linux.
  2. /bin, Adalah direktori yang berisi file-file yang dapat langsung dijalankan
  3. /tmp, Adalah direktori yang berisi file-file sementara(file-file yang diakibatkan interupsi-interupsi pada linux
  4. /usr, Adalah direktori yang berisi file-file yang dapat dijalankan untuk semua user
  5. /dev, Adalah berisi file-file dari hardware yang dimiliki oleh komputer
  6. /etc, Adalah direktori yang berisi file-file yang digunakan untuk konfigurasi linux dan mengganti password user
  7. /home, menyimpan direktori masing-masing user yang ada di sistem
  8. /boot,Adalah berisi file-file yang digunakan saat linux melakukan booting

Struktur Organisasi File


Jika user berada di root, simbol prompt shell adalah #.
Jika user berada pada user account, simbol maka prompt shell adalah $.

Beberapa Istilah yang digunakan dalam linux :
a. Kernel : Fungsinya untuk mengendalikan perangkat keras seperti pelayanan jam dan tanggal
secara otomatis,security,proses input output,manajemen memori, dan proses interupsi.
b. Shell : Fungsinya menerjemahkan perintah-perintah yang diberikan User.
c. Utilitas : Program yang disediakan linux untuk melakukan tugas tertentu.
d. Aplikasi : Program yang dibuat pemakai untuk memenuhi kebutuhannya.
e. Prompt : Tempat untuk mengetikkan perintah-perintah pada linux







Perintah dasar Linux
Untuk menggunakan perintah linux, menggunakan fasilitas : terminal .
Untuk masuk ke terminal : klik kanan pada desktop | open terminal.
Beberapa perintah dasar linux :
1. Organisasi user account
a. su –l : perintah Pindah ke user root


pada saat masuk ke root, akan diminta password, ketik : b514yu
b. adduser : perintah untuk membuat user account baru
  perintah : adduser namauser






c. membuat password dari user account yg baru :
   perintah : passwd namauser

    ketikkan password baru nya, perintah input password akan muncul 2x.
d. SU : perintah masuk ke user account
    Perintah : su namauser



Ketikkan : cd Untuk masuk ke home user account kita. Sehingga lambang direktori nya adalah ( ~ )



e. pwd : melihat posisi direktori yang sedang aktif




2. Organisasi direktori
a. mkdir : membuat direktori baru
    perintah : mkdir namadirektori


b. cd : untuk berpindah dari suatu direktori ke direktori lainnya.
1) Cd : masuk ke direktori home dari user account. Turun satu tingkat.



2) Cd namadirektori : pindah/masuk ke direktori yang dituju
     Perintah : cd namadirektori

3) Cd .. : naik satu tingkat
    Perintah : cd ..



c. Ls : untuk melihat/menampilkan isi dari sebuah direktori atau user account.
1) Ls : menampilkan file atau direktori



     Jika jenisnya direktori maka teks berwarna biru. Jika file maka teks berwarna hitam.

2) Ls –a : menampilkan semua file termasuk file yang dihidden (disembunyikan).


    File yang dihidden diawali symbol (.)

3) Ls -l : menampilkan file dan direktori beserta atributnya.




    Atribut terdiri dari nama file, ukuran, tanggal dimodifikasi, pemilik, group
4) Ls -f : menampilkan semua file tanpa ada proses sortir.


5) Ls -F : menampilkan file dan direktori dengan symbol penanda ditiap masing2 nya.




    Simbol ( / ) tanda direktori, symbol (@) untuk file symbolic link. Symbol ( * ) untuk file yang bersifat    
    executable. Tanda ( = ) untuk socket.
6) Ls -R : menampilkan file, jika didalam direktori terdapat file, maka akan langsung ditampilkan.


d. Rmdir : untuk menghapus direktori.
   1) Rmdir : menghapus direktori kosong.
          Perintah : rmdir namadirektori

   2) Rm -r : menghapus direktori yang ada isi file nya.
          Perintah : rm -r namadirektori

3. Organisasi File
    a. File : mengidentifikasi suatu file atau direktori.
        Perintah : file *





b. cat : perintah untuk membuat file baru.
    1) Cat>namafile : Perintah untuk membuat file baru



   2) Cat namafile : Perintah untuk membaca file yang sudah dibuat.



3) Cat>>namafile : Perintah untuk menambah isi file yang sudah dibuat.



c. Cp : mengcopy sebuah file (menggandakan/copy file).
     Perintah : cp namafileawal namafilebaru

atau

d. Ls : melihat isi file dari sebuah direktori.



e. Rm : menghapus file
     Perintah : rm namafile

f. Mv : memindahkan file dari direktori semula ke direktori lain (cut) atau merename file.
   1) Mv namafile alamatdirektorinya : memindahkan file (cut).
       Perintah : mv namafile alamatdirektorinya




       Setelah latih2 dimove dari direktori linux ke /home/titik, maka latih2 akan berada pada
       /home/titik dan menghilang pada direktori linux.

   2) Mv namafileawal namafilebaru : merename file.
         Perintah : mv namafile namafilebaru

g. Vi : membuat file baru dengan tampilan jendela editor.
     Perintah : vi namafile

Setelah masuk ke editor vi, isi file nya…
   1) Untuk simpan file + keluar dari editor vi

2) Untuk keluar dari editor vi tanpa menyimpan file.



3) Menyimpan file tanpa keluar dari editor vi.



15 September 2015

Sekilas tantang FreeNAS

          FreeNAS adalah distro khusus untuk digunakan sebagai sistem operasi NAS (Network Attached Storage) yang dibangun diatas landasan FreeBSD. Pada versi terakhir saat ini (8.04), FreeNAS tidak lagi memberi peluang untuk memanfaatkan harddisk dimana sistem operasi FreeNAS ditanamkan untuk digunakan sebagai tempat penyimpanan data (storage). Dengan demikian FreeNAS sebaiknya diinstalasi di media eksternal seperti USB-drive, atau di kartu memori flash/SSD Card. (Sumber : http://www.excellent.co.id/product-services/vmware/instalasi-freenas-untuk-network-storage-vmware-vsphere/).
         

14 September 2015

Install Zoiper on Kali Linux

Assalamu'alaikum Wr. Wb
       Kali ini saya akan membagikan tutorial tentang cara install Zoiper pada OS Kali Linux 2. Sebenarnya instalasi Zoiper di Kali Linux tidak jauh berbeda dengan instalasi Zoiper di OS Linux yang lain, karena Kali Linux sendiri memiliki arsitektur yang sama dengan Debian 8 Jessie.
 
Langkah-langkah :
  1. Download dulu Zoiper.tar.gz disini.
  2. Setelah itu ekstract dulu fil-enya, dengan perintah
    #tar xzvf Zoiper_3.3_Linux_Free_32Bit_64Bit

  3. Lalu atur permission file saya memilih yang 32 bit, karena menyesuaikan arsitektur PC saya, dengan perintah
    #chmod 777 Zoiper_3.3_Linux_Free_32Bit.run

  4. Lalu install Zoiper dengan perintah
    #./Zoiper_3.3_Linux_Free_32Bit.run

  5. Lalu akan muncul tampilan seperti pada gambar di bawah.
    Klik "Forward".
  6. Pilih "I accept the agreement". Lalu klik "Forward".
  7. Klik "Forward".
  8. Biarkan default, langsung klik "Forward".
  9. Klik "Forward".
  10. Tunggu beberapa saat sampai proses instalasi selesai.
  11. Kemudian jika instalasi selesai akan muncul tampilan seperti gambar di bawah ini.
     
    Centang "Launch Zoiper" dan klik "Finish" untuk menjalankan Zoiper secara langsung.
  12. Dan inilah tampilan dari Zoiper 3.3.




        Nah sekian dulu tutorial dari saya, Semoga Bermanfaat
Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

12 September 2015

Membangun VoIP Server dengan Trixbox pada Proxmox

Assalamu'alaikum Wr. Wb.
       Pada kesempatan kali ini saya akan membagikan tutorial tentang bagaimana cara membuat VoIP Server dengan Trixbox pada virtualisasi Proxmox. Nah apa sih VoIP Server dan Trixbox itu?
 
       Untuk VoIP sendiri Anda bisa lihat di Sekilas tentan VoIP Server.
Sedangkan Trixbox (Asterisk@home) itu sendiri adalah VoIP Phone System yang berbasiskan sistem open source PBX (private Brance Excange) yang ketika sekali di-install kepad suatu PC dengan interface yang sesuai maka akan dapat di gunkan sebagai full feature PBX untuk pengguna rumahan, lembaga, dan lain sebagainya. Trixbox sangat terkenal karena mengkombinasikan paket-paket        Open Source Telepon terbaik yang disertakan di dalam sistem operasi tersebut.
       Beberapa fitur utama trixbox termasuk:
  •     Voicemail;
  •     Fax support;
  •     Music On Hold;
  •     Voicemail to Email;
  •     Remote Extensions;
  •     Call Queues;
  •     Easy updates through an included package manager;
  •     Paging and intercom;
  •     OSLEC, an Open Source Echo Cancellation solution;
  •     Enhanced CDR Reports;
  •     Time-Based Routing;
  •     IVR Menu Systems;
  •     Unlimited extensions;
  •     Follow-me application;
  •     Web Access to Voicemail;
  •     Phone Provisioning Tool;
  •     Network Settings Tool.

       Dalam tutorial ini Trixbox diinstall pada Proxmox, nah secara garis besar langkah yang akan dilakukan adalah
  1. Membuat VLAN pada Mikrotik. (karena Proxmox yang digunakan tersambung ke Mikrotik, dan client terhubung dengan hotspot di Mikrotik)
  2. Membuat VM (Virtual Machine) pada Proxmox.
  3. Instalasi Trixbox.
  4. Konfigurasi Awal Trixbox.
  5. Konfigurasi VoIP Server.
Untuk lebih detailnya, di bawah ini tutorialnya :

A. Membuat VLAN pada Mikrotik.
  1. Pertama remote mikrotik Anda dengan software Winbox
  2. Masuk di menu IP > Interface. Di dalam menu tersebut klik icon "+", dan pilih VLAN, lalu akan muncul tampilan seperti pada gambar di bawah.
    Isikan Name sesuai keinginan. Isikan VLAN ID sesuai keinginan dan atur interface yang terhubung dengan Proxmox.
  3. Setelah itu beri IP Address pada VLAN yang telah dibuat. Masuk di menu IP > Addresses. Klik icon "+". Dan akan muncul tampilan seperti pada gambar di bawah.
    Lalu pada Address isikan alamatIP/subnetmask sesuai keinginan. Dan interface arahkan ke VLAN yang telah dibuat.
B. Membuat VM (Virtual Machine) pada Proxmox.
  1. Pertama siapkan ISO Trixobox di Proxmox Anda.
  2. Setelah itu akses Proxmox menggunakan web browser, kemudian klik Create VM, pada pojok kanan atas. Dan akan muncul tampilan seperti pada gambar di bawah.
    Atur VM ID sesuai keinginan asalkan tidak sama dengan VM ID yang sudah ada d Proxmox. Dan atur Name sesuai keinginan. Setelajh itu klik Next.
  3. Pilih Linux 3.X/2.6 Kernel (I26), lalu klik Next.
  4. Setelah itu pilih "Use CD/DVD disc image file (iso)".
    Arahkan ISO Image ke iso Trixbox Anda. Setelah itu klik Next.
  5. Masuk di pengaturan Harddisk, atur ukuran Harddisk.
    Atur ukuran harddisk sesuai minimum requirment. Jika sudah klik Next.
  6. Pada pengaturan CPU atur jumlah Sockets dan Cores yang akan digunakan VM (Sesuaikan dengan Procesor Anda).
  7. Atur memory (RAM) sesuai minimum requirment.
  8. Setelah itu masuk di menu Network.
    Atur VLAN Tag sesuai dengan VLAN ID yang dibuat di Mikrotik. Setelah itu klik Next.
  9. Setelah itu klik "Finish".
C. Instalasi Trixbox.
  1. Jika sudah membuat Virtual Machine, sekarang instalasi Trixbox. Pertama Start VM, lalu klik Console. Dan akan muncul tampilan seperti pada gambar di bawah ini.
  2. Pilih type keyboard, pilih "us".
  3. Pilih Asia/Jakarta untuk Time Zone.
  4. Masukkan password root sesuai keinginan.
  5. Tunggu beberapa saat.
  6. Jika proses selesai VM akan restart sendiri, dan inilah tampilan GRUB Trixbox. Enter pada trixbox-base.
  7. Ini tampilan login Trixbox.
D. Konfigurasi Awal Trixbox.
  1. Setelah instalasi selesai konfigurasi yang pertama dilakukan adalah konfigurasi IP Address. Login dulu sebagai root.
  2. Jika sudah ketik perintah
    #system-config-network
  3. Akan muncul seperti gambar di bawah.
    Klik "Edit Devices".
  4. Pilih eth0.
  5. Atur Static IP, Netmask, dan Default gateway IP sesuai dengan konfigurasi pada Mikrotik yang Anda buat.
  6. Klik "Save&Quit".
E. Konfigurasi VoIP Server

  1. Langkah pertama dalam konifurasi VoIP Server adalah mengakses Trixbox lewat web browser. Masukkan ip trixbox di address bar, dan akan muncul seperti tampilan di bawah.
  2. Kemudian klik "switch" pada pojok kanan atas untuk login sebagai admin.
  3. Lalu masukkan username dan password. Secara default username admin adalah "maint" dan password admin adalah "password".
  4. Akan muncul form registrasi, close saja.
  5. Sekarang menambahkan user/akun. Masuk di menu PBX > PBX Setting.
  6. Lalu masuk di menu Extentions, dan akan muncul tampilan seperti pada gambar.
  7. Masukkan User Extention dan Display Name. Untuk user extention fungsinya nanti adalah untuk id yang akan dipanggil oleh client lain.
    Jika sudah scroll ke bawah, masukkan Secret sesuai keinginan.
    Lalu scroll ke bawah lagi, klik "Submit".
  8. Buat lagi client kedua, dengan cara klik Submit lagi.


  9. Jika sudah klik "Apply Configuration Changes".
  10. Klik "Continue with reload".
  11. Setelah membuat user sekarang tinggal uji coba dengan software Zoiper. (Lihat : Cara Install Zoiper)
  12. Jika sudah menginstall Zoiper, jalankan Zoiper Anda. Klik menu Setting > Preference atau dengan menekan "Ctrl+P".
  13. Setelah itu klik "Create Account".
  14. Pilih "SIP", klik "Next".
  15. Masukkan form
    user/user@host = userextention@iptrixbox
    password = secret

    Jika sudah klik "Next".
  16. Langsung klik "Next".
  17. Klik "Close".
  18. Jika sudah berhasil tersambung maka akan muncul tulisan "Registered".
  19. Lakukan langkah yang sama dengan client yang berbeda. Dalam praktek ini client kedua saya menggunakan Android.
  20. Kemudian coba Call.
    Client 1.
    Client 2.
    Client 1.
        Nah sekian dulu tutorial dari saya, Semoga Bermanfaat
Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

    Diberdayakan oleh Blogger.